TUGAS KELAS 6 : BILANGAN DESIMAL

BILANGAN DESIMAL

A. Mengenal Bilangan Desimal

Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan koma (,) untuk memisahkan bilangan utuh dan bagian pecahan.

Contoh:

2,5
3,25
10,125

Pada bilangan 3,25:

  • 3 adalah bilangan utuh.
  • 25 adalah bagian desimal.
  • Koma (,) memisahkan bilangan utuh dan bagian desimal.


B. Nilai Tempat pada Bilangan Desimal

Setiap angka dalam bilangan memiliki nilai tempat.

Perhatikan bilangan berikut:

3.456,782

Ribuan

Ratusan

Puluhan

Satuan

,

Persepuluhan

Perseratusan

Perseribuan

3

4

5

6

,

7

8

2

Jadi:

  • 3 → ribuan
  • 4 → ratusan
  • 5 → puluhan
  • 6 → satuan
  • 7 → persepuluhan
  • 8 → perseratusan
  • 2 → perseribuan

Ingat!

Di sebelah kiri koma:

Satuan → Puluhan → Ratusan → Ribuan

Di sebelah kanan koma:

Persepuluhan → Perseratusan → Perseribuan


C. Memahami Nilai Angka Setelah Koma

Angka pertama setelah koma bernilai persepuluhan.

Contoh:

0,5 = lima persepuluh

Angka kedua setelah koma bernilai perseratusan.

Contoh:

0,25 = dua puluh lima perseratus

Angka ketiga setelah koma bernilai perseribuan.

Contoh:

0,125 = seratus dua puluh lima perseribu


1. Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Pecahan dapat diubah menjadi bilangan desimal.

Ada dua cara yang mudah dilakukan.

Cara 1: Menggunakan Penyebut 10, 100, atau 1.000

Penyebut 10

Jika penyebutnya 10, maka ada 1 angka di belakang koma.

3/10 = 0,3

7/10 = 0,7

Penyebut 100

Jika penyebutnya 100, maka ada 2 angka di belakang koma.

25/100 = 0,25

8/100 = 0,08

Perhatikan:

8/100 = 0,08, bukan 0,8.

Penyebut 1.000

Jika penyebutnya 1.000, maka ada 3 angka di belakang koma.

125/1.000 = 0,125

5/1.000 = 0,005

Kesimpulan

Pecahan

Desimal

3/10

0,3

25/100

0,25

125/1.000

0,125


Cara 2: Menggunakan Pembagian

Pecahan juga dapat diubah menjadi desimal dengan cara:

Pembilang ÷ Penyebut

Contoh:

1/2

= 1 ÷ 2
= 0,5

Jadi:

1/2 = 0,5

Contoh lainnya:

3/4

= 3 ÷ 4
= 0,75

Jadi:

3/4 = 0,75


2. Membandingkan Bilangan Desimal

Untuk membandingkan bilangan desimal, kita dapat menggunakan tanda:

  • > artinya lebih besar
  • < artinya lebih kecil
  • = artinya sama dengan

Langkah Membandingkan

Bandingkan angka mulai dari sebelah kiri.

Contoh 1

Bandingkan:

0,7 dan 0,5

Karena 7 lebih besar daripada 5, maka:

0,7 > 0,5

Contoh 2

Bandingkan:

2,35 dan 2,48

Angka sebelum koma sama-sama 2.

Kemudian bandingkan angka setelah koma:

35 < 48

Jadi:

2,35 < 2,48


Jika Jumlah Angka Setelah Koma Berbeda

Kita boleh menambahkan angka 0 di belakang bilangan desimal.

Menambahkan angka 0 di belakang tidak mengubah nilai bilangan.

Contoh:

0,5 = 0,50

2,3 = 2,30

Sekarang kita dapat membandingkan dengan lebih mudah.

Contoh:

0,5 dan 0,45

Ubahlah menjadi:

0,50 dan 0,45

Karena 50 lebih besar daripada 45, maka:

0,5 > 0,45


3. Mengurutkan Bilangan Desimal

Bilangan desimal dapat diurutkan menjadi:

a. Dari terkecil ke terbesar

Contoh:

0,5 ; 0,2 ; 0,8 ; 0,3

Urutannya:

0,2 ; 0,3 ; 0,5 ; 0,8

b. Dari terbesar ke terkecil

Urutannya:

0,8 ; 0,5 ; 0,3 ; 0,2


Contoh Mengurutkan Bilangan Desimal

Urutkan bilangan berikut dari yang terkecil ke terbesar:

1,25 ; 1,5 ; 1,08 ; 1,3

Agar lebih mudah, samakan jumlah angka setelah koma:

  • 1,25
  • 1,50
  • 1,08
  • 1,30

Kemudian urutkan:

1,08 < 1,25 < 1,30 < 1,50

Jadi jawabannya:

1,08 ; 1,25 ; 1,3 ; 1,5


RANGKUMAN

  1. Bilangan desimal menggunakan koma (,).
  2. Angka sebelum koma menunjukkan bilangan utuh.
  3. Angka setelah koma memiliki nilai tempat:
    • angka pertama → persepuluhan
    • angka kedua → perseratusan
    • angka ketiga → perseribuan
  4. Pecahan dapat diubah menjadi desimal dengan cara membagi pembilang dengan penyebut.
  5. Saat membandingkan bilangan desimal, bandingkan angka dari kiri ke kanan.
  6. Angka 0 di belakang koma tidak mengubah nilai bilangan.

Contoh:

0,5 = 0,50 = 0,500

Ketiganya memiliki nilai yang sama.

 

LATIHAN BILANGAN DESIMAL

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Bilangan berikut yang merupakan bilangan desimal adalah ....

A. 25
B. 3/4
C. 2,5
D. 100

2. Nilai tempat angka 5 pada bilangan 3,56 adalah ....

A. Persepuluhan
B. Satuan
C. Perseratusan
D. Perseribuan

3. Nilai tempat angka 7 pada bilangan 4,275 adalah ....

A. Satuan
B. Persepuluhan
C. Perseratusan
D. Perseribuan

4. Bentuk desimal dari 3/10 adalah ....

A. 0,03
B. 0,3
C. 3,0
D. 30,0

5. Bentuk desimal dari 25/100 adalah ....

A. 0,25
B. 0,025
C. 2,5
D. 25,0

6. Hasil dari 1/2 jika diubah menjadi bilangan desimal adalah ....

A. 0,2
B. 0,25
C. 1,2
D. 0,5

7. Tanda yang tepat untuk membandingkan 0,7 ... 0,5 adalah ....

A. >
B. <
C. =
D. ≠

8. Bilangan yang lebih kecil dari 2,35 adalah ....

A. 2,53
B. 2,45
C. 2,30
D. 2,50

9. Urutan bilangan berikut dari yang terkecil ke terbesar adalah ....

0,5 ; 0,2 ; 0,8 ; 0,3

A. 0,8 ; 0,5 ; 0,3 ; 0,2
B. 0,3 ; 0,2 ; 0,5 ; 0,8
C. 0,2 ; 0,5 ; 0,3 ; 0,8
D. 0,2 ; 0,3 ; 0,5 ; 0,8

10. Pernyataan yang benar adalah ....

A. 0,5 < 0,45
B. 0,5 > 0,45
C. 0,5 = 0,45
D. 0,5 = 0,405


Posting Komentar untuk "TUGAS KELAS 6 : BILANGAN DESIMAL"